10 Hal Penyebab Kegagalan Bisnis Network Marketing di Tim

Bagikan :

 

Penyebab Kegagalan Bisnis Network Marketing

Setidaknya sepuluh hal ini akan menyebabkan kegagalan di tim Anda dan jika Anda melakukan hal tersebut akan menyebabkan matinya bisnis jaringan di tim Anda.

Kami akan mencoba menjelaskan sepuluh hal ini sebagai berikut;

 

1. Tidak belajar memahami konsep dasar Bisnis Network Marketing

Pengalaman membuktikan bahwa orang yang berhasil menjalankan bisnis apa pun, terutama bisnis pemasaran jaringan, adalah mereka yang memahami konsep dasar bisnis, karakter bisnis, langkah dan proses bisnis, serta metode dan strategi pengembangan.

Kesalahpahaman tentang konsep dasar dan ide-ide besar yang tertanam dalam bisnis pemasaran jaringan akan menyebabkan Anda melakukan cara kerja yang salah, sehingga memengaruhi ketidakmampuan Anda untuk menjalankan bisnis ini.

Selain itu Anda perlu memahami Success Plan dengan benar agar semua metode kerja dan strategi yang dirumuskan sesuai dengan Success Plan tersebut dan akan berdampak pada hasil yang diharapkan.

Solusi

Anda harus dan perlu memahami konsep dasar dan Succes Plan  Bisnis Network Marketing, kemudian meng-edukasi seluruh tim agar dapat dilakukan banyak duplikasi, sehingga Anda dan seluruh tim solid dapat meraih kesuksesan terbaik yang berkelanjutan.

 

2. Tidak mempelajari pengetahuan produk.

Ini juga merupakan pemahaman yang tidak tepat, ketika Anda merasa bahwa cukup menguasai Success Plan dan Konsep Bisnis untuk sukses, tanpa harus memahami pengetahuan produk.

Perusahaan Bisnis Network Marketing yang bagus, produknya memiliki berbagai keunggulan.

Anda perlu memahami konsep dasar produknya, mempelajari dan memahami product knowledge, termasuk menjelaskan metode produk yang tepat dan ringkas kepada calon pelanggan dan mitra Anda.

Solusi

Anda wajib dan perlu mempelajari konsep dasar produk, product knowledge, dan kata kunci dari setiap produk dengan membaca buku katalog produk dan mengikuti pembinaan perusahaan mengenai pengetahuan produk untuk membantu Anda yang sedang melakukan edukasi produk kepada mitra Anda.

 

3. Tidak mematuhi prinsip disiplin cara kerja benar

Tidak mengikuti sistem, dan tidak mengikuti para Leader bagaimana menjalankan sistem. Jika bekerja tidak sesuai sistem,  terlalu kreatif tetapi berjalan diluar disiplin Support System, dan tidak mengikuti petunjuk dan saran Leader yang sejalan dengan cara kerja benar, tentu akan sulit untuk mencapai kesuksesan.

Ketika kita tidak mengikuti sistem, kita tidak ingin mengikuti instruksi Leader, maka akan menyebabkan  mitra kita akan melakukan hal yang sama untuk kita, sehingga bisnis tidak akan berkembang dan sulit untuk diduplikasi, karena tidak ada sistem untuk diikuti.

Solusi

Anda yang siap sukses harus patuh pada disiplin support system dan selalu mengikuti arahan kerja dari leader dan mentor yang bekerja dengan cara kerja benar sesuai support system.

Sangat mudah untuk sukses di bisnis ini, cukup ikuti sistemnya dan ikuti jejak orang-orang yang sudah membuktikan prestasi terbaiknya di bisnis ini. Contoh dan ikuti saja, Insya Allah akan sukses.

 

4. Berasumsi dengan perekrutan saja, jaringan akan berkembang dengan sendirinya

Perekrutan itu mudah, sedangkan membina membutuhkan komitmen dan integritas yang tinggi.

Merekrut tanpa pembinaan ibarat menanam benih, tanpa perawatan, pemupukan dan penyiraman, tentu saja benih akan mati.

Emas yang ditemukan sendiri tidak bisa langsung dijual, padahal sudah melalui penggalian berton-ton tanah dan batu.

Emas harus diolah dulu, dibersihkan dulu, dimurnikan dulu, dipoles dulu, dicetak semenarik mungkin, baru punya nilai jual.

Jangan pernah berharap orang yang kita rekrut bisa berkembang dan bergerak sendiri tanpa kita tindak lanjuti dan pembinaan dengan baik, mereka membutuhkan bimbingan bisnis yaitu Home Sharing sebagai media pembinaan utama.

Solusi

Merupakan tanggung jawab Anda untuk membina mitra Anda sendiri. Mendaftar sebagai agen HNI sangat murah, tetapi harap diperhatikan bahwa mendaftar itu adalah keputusan besar.

Setiap orang yang Anda rekrut berhak mendapatkan bimbingan Anda melalui tindak lanjut, baik offline atau online serta melakukan Home Sharing.

Menindaklanjuti dan Home Sharing untuk semua mitra di group Anda di setiap jalur, dengan niat jujur dan keikhlasan, dengan tujuan meningkatkan pemberdayaan, agar kita bisa meraih kesuksesan bersama.

 

5. Saya tidak suka berbicara atau berpartisipasi dalam Home Sharing

Sharing dan pelatihan yang diberikan oleh manajemen, dan para Leader Anda. Untuk bisnis mana pun yang tidak melakukan persentasi bisnis, merekrut dan menambah customer, sangatlah berbahaya.

Yang perlu dipahami, membangun bisnis tidak hanya membutuhkan ketekunan saja, tetapi perlu juga peningkatan pengetahuan dan pemahaman.

Peningkatan kemampuan hanya bisa dicapai dengan mengikuti Home Sharing, pembinaan, pelatihan terbaik dan banyak membaca buku.

Jika tidak melakukan presentasi berarti menghentikan proses rekrutmen yang merupakan tanda kegagalan bisnis Anda.

Tidak ikut serta dalam Home Sharing dan training akan menunjukkan sikap yang bukan pembelajar sejati, yang artinya bisnis mandek, dan bila diduplikasikan oleh mitra kita dengan sikap yang sama, pasti akan mematikan bisnis kita.

Solusi

Presentasi merupakan satu-satunya cara untuk melakukan prospek bisnis, sehingga rekrutmen dapat mengembangkan bisnis.

Materi presentasi menjadi kaya akan kosa kata karena kita selalu meningkatkan pengetahuan diri kita dengan sering tampil di “Home Sharing” dan mengikuti pelatihan terbaik yang diberikan.

Yang lebih penting adalah sikap terbaik kita saat memberikan presentasi dan mengikuti pembinaan, berharap semua mitra dan tim solid dalam group juga bisa dengan antusias meniru hal ini.

Percayalah, ini adalah bisnis keteladanan, bisnis yang diduplikasi, dan jangan berharap mitra kita melakukan hal-hal yang belum pernah kita lakukan sebelumnya.

 

6. Tidak mengembangkan kepribadian dan mengubah Attitude/ sikap menjadi lebih baik

Hanya dengan mindset yang benar dan attitude terbaik untuk mengembangkan bisnis Anda. Karena bisnis berbicara tentang interaksi antar manusia.

Selain itu, bisnis network marketing melibatkan banyak orang yang memiliki karakteristik dan latar belakang yang berbeda dalam hal status sosial, ekonomi dan pendidikan serta usia.

Orang yang menjadi mitra kita bukanlah karyawan kita, melainkan mitra bisnis, yang mengharuskan bisnis network marketing memang membutuhkan kepribadian yang sopan, rendah hati, pekerja keras, pembelajar, pekerja keras, dan ramah.

Jika kita melakukan kebalikannya, maka respon mitra dan pasar tentunya tidak akan membawa keuntungan bagi kelangsungan bisnis yang kita bangun.

Solusi

Berusaha keras untuk menjadi orang yang senang belajar, rendah hati, dan berdaya.

Hangat, ramah, sopan, menyenangkan, dan belajar attitude orang yang memiliki sikap pelayanan yang tulus dan senyuman yang ramah.

Belajar menjadi orang yang murah hati, tetapi tetap kuat dan tidak mudah menyerah pada kondisi.

 

7. Tidak bisa menjadi pendengar yang baik, dan pembelajar

Persyaratan terpenting untuk sukses adalah menjadi pembelajar dari siapa pun dengan sikap terbaik.

Saat berpartisipasi dalam Home Sharing dan pelatihan, sikap terbaik adalah mempersiapkan diri Anda untuk menjadi pendengar, pembelajar dan siap untuk diberi bimbingan.

Ini penting dalam mengikuti pelajaran, dalam kerangka belajar dan ingin tahu, bukan karena Anda ingin merendahkan atau mengolok-olok.

Dalam bisnis pemasaran jaringan, setiap orang sangat memperhatikan sikap kepemimpinan kita terhadap mitra, jadi ini sangat penting bagi siapa saja yang ingin sukses agar menjadi pembelajar terbaik saat mengikuti pembinaan.

Faktanya, setiap orang belajar, kita belajar, dan mentor belajar menjadi guru, mari kita menjaga sopan santun, mengkritik dengan cara yang baik, dan menunjukkan sikap yang terbaik.

Solusi

Mendengarkan dengan cermat dan mencatat semua edukasi yang telah Anda terima, jika Anda ingin mengajukan pertanyaan karena ketidaktahuan atau kurang paham, mohon tanyakan dengan baik.

Jika Anda bertanya karena ingin mengkritik dan mengoreksi, mohon dikritik dan dikoreksi dengan sopan, tanpa niat dan sikap yang akan menurunkan marwah mentor atau Leader kita.

Tunjukkan sikap penuh semangat, perhatikan dan tanggapi materi yang diberikan.

Sebelum mengikuti kelas pelatihan, pastikan untuk menyiapkan diri untuk siap menerima pembelajaran agar Anda dapat memperoleh edukasi yang bermanfaat.

 

8. Memaksa orang lain untuk bergabung atau bergabung bukan karena kesadaran diri

Segala sesuatu yang dijalani tanpa kesadaran diri, dan karena terpaksa tanpa pemahaman, adalah sia-sia.

Secara umum, memaksa orang lain untuk bergabung atau wajib mendaftar bukanlah bagian dari edukasi cara kerja benar.

Mereka yang siap bergerak adalah mereka yang secara sadar mendaftarkan diri dan merasa membutuhkan bisnis ini untuk memenuhi kebutuhan dirinya dan keluarganya.

Solusi

Dengan melakukan propecting atas dasar diskusi yang sehat, kita dapat membangun pemahaman dan kesadaran akan kebutuhan calon prospek akan produk, serta memberikan pemahaman yang benar tentang peluang bisnis, sehingga terjalin komunikasi yang efektif.

Setiap orang yang tergabung dalam Bisnis Network Marketing setidaknya harus bisa memahami apa saja manfaat bergabung di bisnis ini, apapun keuntungan yang bisa mereka rasakan, baik itu manfaat produk, diskon, edukasi, komunitas, dan lainnya.

 

9. Fokus pada penjualan pribadi daripada berfokus pada pengembangan jaringan di dalam grup

Kesalahan terbesar dalam bisnis adalah kesalahpahaman mengenai konsep dasar bisnis yang dijalankan. Bisnis Network Marketing jelas sangat mudah, karena dibangun di atas kekuatan jaringan, kerja secara bersana-sana, bukan kerja sendiri.

Berfokus pada penjualan pribadi dan mengabaikan membangun jaringan bisnis, jelas merupakan kesalahan, kesalahan dalam fokus dan tujuan membangun bisnis.

Berkonsentrasi pada penjualan pribadi adalah aktivitas bisnis yang hanya akan menguntungkan diri sendiri, yang sebagian besar bergantung pada kemampuan pribadi, waktu dan energi yang terbatas.

Bersamaan dengan itu membangun kekuatan bisnis jaringan adalah bekerja maksimal, memperluas kemampuan tim untuk membangun pemasaran dan memperluas cakupan promosi bisnis, tentunya untuk membuat bisnis melebihi ekspektasi dan perkiraan kita, Insya Allah.

Solusi

Semua orang yang siap sukses di Bisnis Network Marketing harus memiliki arah kerja yang benar, yaitu ingin memberi manfaat dan memberdayakan banyak orang, serta tidak hanya ingin mendapatkan keuntungan sebanyak mungkin dari orang lain.

Pastikan setiap orang yang membeli produk harus langsung di-closing untuk menjadi mitra, pada saat yang bersamaan membeli produk.

Jangan sampai orang (konsumen) membeli produk tanpa menjadi mitra. Dengan menjadikan konsumen sebagai mitra, kita menjadikan orang tersebut memberi keuntungan lebih, dan kita juga harus melatih mereka untuk menjadi Leader yang sukses.

Berfokus pada pengembangan jaringan akan menjadikan bisnis Anda menjadi bisnis autopilot, yang akan terus tumbuh seiring dengan pertumbuhan dan perkembangan jaringan.

Menjadi Leader berprestasi, bekerja keras untuk memberdayakan banyak orang (mitra-mitra).

 

10. Tidak melakukan pembinaan, melakukan aktivitas bersama jaringan dengan santun dan memberi teladan

Perlu Anda ketahui bahwa bagi siapapun yang ingin sukses dalam bisnis ini, bimbingan merupakan kewajiban yang mutlak.

Mendampingi jaringan adalah pekerjaan yang dilakukan atas dasar rasa saling percaya, saling menghormati dan saling mendukung.

Jika kita tidak melakukan pembinaan jaringan, maka keberhasilan kita akan sangat kecil, karena keberhasilan kita didasarkan pada keberhasilan jaringan kita.

Jika kita tidak mendampingi jaringan kita dengan santun dan memberi teladan, maka mitra kita kehilangan panutan mereka dan tidak mau melakukan kerja prestatif karena mereka tidak dibimbing dan kita tidak menetapkan teladan yang baik, dan itu berarti kematian bisnis jaringan grup kita.

Bahkan pada akhirnya, mitra kita bisa mendapatkan bimbingan dari mentor dan Leader di atas kita, dan kemudian, ketika mitra kita berhasil (tanpa bimbingan kita sendiri), kita tidak memiliki eksistensi dan diakui sebagai mentor atau Leader.

Karena mereka tidak memiliki jejak atau bekas, bahwa kita telah membimbing dan mendampingi mereka dalam meniti karir mereka demi mencapai kesuksesannya.

Pastikan Anda menjadi Leader dan mentor, yang selalu mendampingi  tim terbaik Anda, santun dan memberi teladan prestasi.

Solusi

Perlu diketahui, bahwa kesuksesan kita dilandasi gotong royong dan bersama-sama memberdayakan semua tim untuk meraih kesuksesan yang maksimal.

Dan karena orang-orang yang bekerja dengan kita adalah orang-orang yang sejajar dan bermitra dengan kita, mereka bukanlah bawahan kita, oleh karena itu, pembinaan dan mendampingi mereka dengan sikap kepemimpinan terbaik dengan akhlak baik, sopan, rendah hati, dan keteladanan.

 

Sumber Artikel

Tinggalkan komentar

error: Content is protected !!